NqV8NWZcMGVcMqN4MWt9NatdMSMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE101

TEORI TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA YANG FENOMENAL DAN TERPOPULER

Teori Terbentuknya Alam Semesta Yang Fenomenal Dan Terpopuler - Seringkali terbersit dalam fikiran Kita tentang pemahaman dari terbentuknya alam semesta. Sejak zaman dahulu hingga saat ini pada kejayaan Yunani terus melakukan pemahaman. Beberapa orang dahulu percaya bahwa bumi merupakan pusat dari alam semesta. Namun karena pemikiran dan pengamatan yang dilakukan lebih tajam pandangan tersebut berubah sejak Zaman abad pertengahan oleh (Copernicus menjadi Heliosentrik). Yang berupa Matahari sebagai pusat peredaran Bumi dan planet-planet lainnya.

Teori Terbentuknya Alam Semesta Yang Fenomenal Dan Terpopuler

Pengertian dari alam semesta itu sendiri terbagi menjadi 2 yaitu tentang Mikrokosmos dan Makrokosmos. Mikrokosmos merupakan suatu benda yang memiliki ukuran yang sangat kecil seperti Atom, sel, amoeba, alektron, dll. Sedangkan sebaliknya Makrokosmos merupakan benda yang berukuran sangat besar misalnya planet, bintang dan galaksi. Sehingga diperolehlah berbagai pesan yang beragam dari benda-benda langit yang seperti Kita lihat di Bumi. oleh sebab itu terdapat banyak sekali teori terbentuknya alam semesta menurut beberapa ahli dan pakar astronomi.

Teori Terbentuknya Alam Semesta Yang Fenomenal Dan Terpopuler

Beberapa Teori Yang Mengemukakan Asal Usul Terciptanya Alam Semesta. Teori terbentuknya alam semesta berikut ini menjelaskan bagaimana awalnya alam semesta diisi oleh bintang dan planet yang mulai terbentuk. Yaitu sebagai berikut:

1. Teori Bintang Kembar

Dalam teori menyatakan bahwa terbentuknya tata surya melalui dua bintang yang kembar. Sehingga di katakan bahwa salah satu bintang tersebut meledak karena terdapat materi yang padat dan suhu yang dimiliki terlalu panas. Faktor utama terciptanya materi ini mengacu pada hasil dari penelitian pembentukan tata surya. Yang dikatakan oleh Lyttleton dengan beranggapan ada tata surya yang tercipta teori bintang kembar.

2. Teori Kabut?Nebula

Teori ini pertama kali dilakukan oleh ilmuan jerman yaitu Emmanuel Swedenborg tahun 1724 sehingga disempurnakan oleh Pierre Merguis De Leplace di tahun 1796. Teori ini menyatakan bahwa terbentuknya tata surya dari kondensasi awan (kabut gas) yang sangat panas.

3. Teori keadaan Tetap

Teori ini menyatakan bahwa alam semesta terbentuk tanpa tercipta dan tidak pernah berakhir. Adanya alam semesta menurut teori ini terjadi begitu saja tanpa ada sebuah awalan. Teori ini ada karena setiap galaksi memiliki jumlah yang tetap meski dari waktu ke waktu dapat berubah.

4. Teori Tidal

Teori ini di kemukakan oleh James Jeans tahun 1919. Di katakan olehnya bahwa planet terbentuk dari hasil percikan bintang yang disebut tidal. Planet ini terbentuk karena terjadinya percikan antara dua bintang yang kemudian saling berdekatan antara satu dan yang lain.

Terdapat Juga Beberapa Teori Terbentuknya Alam Semesta


Berikut merupakan asal usul dari terciptanya alam menurut beberapa teori terbentuknya alam semesta:

1. Steady–state Theory

Dikemukakan oleh Fred Hoyle, Herman Bondi dan Thomas Gold (1948). Berdasar pada prinsip osmologi sempurna yang dinyatakan alam semesta bagaimanapun dan dimanapun selalu sama. Teori ini tercipta karena kenyataan galaksi baru memiliki jumlah yang sebanding dengan galaksi yang lama. 

2. Big Bang Theory

Teori ini menyatakan bahwa ada satu massa yang besar dan memiliki berat jenis yang juga tergolong sangat besar. Hingga massa yang tergolong sangat besar ini meledak karena reaksi inti. (George Lemaite, 1930). Setelah berjuta-juta tahun lamanya massa yang berserakan terbentuk beberapa kelompok galaksi yang ada di saat ini. Teori ini di dukung oleh pakar astronomi bernama Arno Penzias dan Robert Wilson yang menemukan radiasi gelombang mikro.

Penutup

Alam semesta merupakan salah satu hal yang menyimpan berbagai macam misteri terbesar. Terdapat triliunan bintang dan milyaran galaksi yang begitu luas dan tidak terdapat batas. Sehingga Banyak sekali para ahli dan pakar astronomi yang mengemukakan teori terbentuknya alam semesta menurut pandangan mereka masing-masing. Pengertian dari alam semesta itu sendiri terbagi menjadi 2 yaitu tentang Mikrokosmos dan Makrokosmos. Mikrokosmos merupakan suatu benda yang memiliki ukuran sangat kecil dan Makrokosmos berukuran sangat besar.
Share This Article :
Admin

2150015116394843804